banner 728x250

5 Penerbangan Kendari-Jakarta Batal akibat Erupsi Anak Krakatau, Ratusan Penumpang Terdampak

  • Bagikan
Terminal Bandara Haluoleo Kendari(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)
banner 468x60
Spread the love

KENDARI – Lima penerbangan dari Bandara Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta, dibatalkan pada Minggu (6/9/2026).

Pembatalan tersebut dilakukan menyusul penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada keselamatan penerbangan.

Sejumlah maskapai yang membatalkan penerbangan rute Kendari-Jakarta yakni Batik Air ID 6723, Citilink QG 331, Pelita Air IP 811, Super Air Jet IU 259, dan Garuda Indonesia GA 605.

Batik Air ID 6723 dan Citilink QG 331 sebelumnya dijadwalkan berangkat pada pukul 08.00 Wita. Sementara Pelita Air IP 811 dijadwalkan berangkat pukul 10.25 Wita.

Kemudian, Garuda Indonesia GA 605 dijadwalkan terbang pada pukul 15.15 Wita dan Super Air Jet IU 259 dijadwalkan berangkat pada pukul 17.20 Wita.

Dengan pembatalan tersebut, seluruh penerbangan yang melayani rute Kendari-Jakarta melalui Bandara Halu Oleo pada Minggu ini dipastikan batal beroperasi.

Humas Bandara Halu Oleo Kendari, Nurlansyah, mengatakan pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Menurut dia, meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik berdampak terhadap operasional penerbangan di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Iya, ini untuk keselamatan penerbangan, baik penumpang maupun kru pesawat. Karena terkait erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujar Nurlansyah kepada Kompas.com, Minggu (6/9/2026).

Sekitar 500 penumpang terdampak

Ia memperkirakan sekitar 500 penumpang terdampak akibat pembatalan seluruh penerbangan rute Kendari-Jakarta tersebut.

Para penumpang yang sedianya berangkat menuju Bandara Soekarno-Hatta terpaksa menunda perjalanan akibat kondisi abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pihak Bandara Halu Oleo Kendari mengimbau calon penumpang untuk terus memantau perkembangan informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing maupun pihak bandara.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya.

Terkait kemungkinan pembatalan penerbangan tujuan Jakarta pada Senin (7/9/2026), Nurlansyah mengatakan pihak Bandara Halu Oleo Kendari hingga saat ini belum menerima informasi lebih lanjut.

Ia menyebut operasional penerbangan selanjutnya akan bergantung pada perkembangan kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau serta keputusan otoritas penerbangan terkait keselamatan penerbangan. (kompas.com)

banner 325x300
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *