banner 728x250

Masjid di Nigeria Diserang Saat Salat Jumat, 60 Lebih Jemaah Diculik

  • Bagikan
Ilustrasi penculikan. Foto: iStock
banner 468x60
Spread the love

Jakarta – Kelompok bersenjata tak dikenal menyerang Masjid Kpenya di negara bagian Niger, kawasan tengah Nigeria. Insiden itu terjadi ketika salat Jumat (21/8/2026).

Dilansir dari Sky News, polisi membenarkan adanya penculikan tetapi belum bisa memastikan jumlah korban. Sementara itu, warga memperkirakan jumlah jemaah yang dibawa pergi mencapai 60 hingga 80 orang.

Juru bicara Kepolisian Niger, Wasiu Abiodun, menyampaikan sejumlah warga diculik dalam serangan yang terjadi di Desa Dekara, Wilayah Pemerintah Daerah Borgu. Para pelaku mengepung Masjid Kpenya sekitar pukul 14.00 waktu setempat, lalu menggiring para jemaah yang sedang beribadah menuju kawasan hutan.

“Warga diculik saat sedang menunaikan salat. Orang-orang jahat itu datang, mengepung masjid, dan membawa mereka pergi,” kata Ketua Dewan Wilayah Borgu, Abdullahi Mohammed Nasir.

Menurut penuturan Nasir, sedikitnya 60 orang diculik dan sejumlah warga lainnya mengalami luka tembak ketika berusaha menyelamatkan diri. Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Zubairu Umar Talba menyebutkan ayahnya yang berusia 85 tahun menjadi salah satu korban dalam penculikan itu.

Upaya penyelamatan oleh aparat keamanan dan militer sedang berlangsung. Namun, operasi pencarian terkendala oleh kondisi medan yang berat, kerusakan jalan, serta jembatan penghubung utama ke lokasi kejadian yang terputus. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Aksi penculikan massal untuk meminta tebusan marak terjadi di wilayah barat laut dan tengah Nigeria. Kelompok kriminal bersenjata kerap menyerang permukiman, sekolah, hingga jalur lalu lintas utama. Sebelum menyerang masjid, kelompok bersenjata tersebut dilaporkan lebih dulu menyerang Desa Gidan-Zana dan Dekara. (detikcom)

 

banner 325x300
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *