KONAWE SELATAN, Tigadetik.com – Hari Tani Nasional tahun 2025 merupakan momentum penting bagi petani dalam memperjuangkan hak-haknya, termasuk penyelesaian konflik agraria di wilayah setempat.
Hal itu disampaikan Ketua Aliansi Masyarakat Tani (AMT) sekaligus tokoh adat dan Dewan Penasehat Lembaga Adat Tolaki Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Abd Kadir Massa.
“Peringatan Hari Tani Nasional tahun ini menjadi momentum perjuangan kami dalam menegakkan hak-hak petani dan memperjuangkan penyelesaian konflik agraria yang ada di wilayah kami,” katanya, Minggu (28/09/2025).
Hanya saja dalam perjuangan ini harus dilakukan dengan cara-cara bermartabat, tertib, dan damai serta menjaga kondusifitas, ketertiban, dan keamanan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh anggota, simpatisan, maupun masyarakat luas agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu situasi Kamtibmas. Perjuangan petani harus berjalan beriringan dengan terciptanya suasana aman dan damai di wilayah Kabupaten Konawe Selatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia optimis bahwa persoalan agraria dapat diselesaikan melalui dialog dan koordinasi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta perusahaan terkait.
“Kami percaya, dengan sikap saling menghormati, persoalan agraria di Kecamatan Angata dapat menemukan solusi terbaik bagi semua pihak,” ujarnya. (mm)







